http://buka-rahasia.blogspot.com/

Sunday, November 11, 2012

Window shopping dan Pasar Ceruk / Niche Market



Window Shopping

Belanja adalah kegiatan di mana pelanggan menelusuri barang tersedia atau layanan yang disajikan oleh satu atau lebih pengecer dengan niat untuk membeli pilihan yang sesuai dari mereka. Dalam beberapa konteks itu dapat dianggap sebagai rekreasi aktivitas serta ekonomi satu.

"Belanja Jendela" adalah browsing tanpa niat untuk membeli, baik sebagai kegiatan rekreasi atau untuk merencanakan pembelian kemudian.

Pasar Ceruk / Niche Market


Salah satu poin penting yang perlu dilakukan para pemula sebelum menekuni peluang bisnis di internet yaitu memilih niche market yang cukup potensial bagi bisnis mereka. Ramainya persaingan pasar di bisnis online saat ini, secara tidak langsung memaksa sebagian besar pemula untuk saling berebut pasar dengan pelaku bisnis online lainnya. Sehingga memilih fokus di salah satu niche market menjadi salah satu strategi bisnis untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin hari semakin padat.

Apa itu niche market?

Niche market (ceruk pasar) sering diartikan sebagai kelompok konsumen atau target pasar yang memiliki ketertarikan pada sebuah bidang yang sama. Dengan menentukan niche market tertentu maka Anda dapat mulai fokus menjalankan bisnis online secara optimal, karena Anda hanya menangani satu bidang tertentu yang banyak diminta konsumen Anda. Misalnya saja seperti bisnisukm.com yang sengaja memilih niche bisnis untuk lebih fokus memberikan total solusi kapada para pengunjung yang membutuhkan segala informasi tentang usaha.
Meskipun pemilihan niche market sangatlah penting dalam memulai bisnis online, namun pada kenyatannya banyak para pemula yang masih bingung untuk mencari pasar yang paling tepat bagi bisnis onlinenya. Melihat kenyataan tersebut, pada kesempatan kali ini kami mencoba berbagi informasi kepada para pembaca tentang beberapa tips memilih niche market dalam berbisnis online.


1. Lakukan riset pasar
Sebelum memilih niche market yang paling tepat dengan bisnis Anda, sebaiknya lakukan riset pasar untuk memilih bidang apa yang saat ini diminati para pengguna internet. Anda bisa menggunakan mesin pencarian seperti google untuk mengetahui keyword (kata kunci) yang banyak dicari pasar. Sehingga peluang Anda untuk mendapatkan untung besar dari bisnis di internet, semakin terbuka lebar.
2. Pilih niche market yang tidak terlalu luas
Pilihlah ceruk pasar yang lebih spesifik (khusus), agar Anda dapat fokus di bidang tersebut dan memberikan solusi kepada konsumen Anda dengan lebih optimal. Saat ini para pengunjung cenderung lebih pintar dalam memilih produk atau jasa yang ditawarkan pelaku bisnis online, karena itu fokuslah pada bisnis yang Anda jalankan dan berikan produk yang berkualitas serta tawarkan solusi tuntas untuk membantu permasalahan yang mereka hadapi.
3. Memilih pasar yang sesuai dengan minat dan bakat Anda
Minat dan bakat menjadi bagian dari modal usaha yang akan Anda butuhkan ketika menjalankan bisnis online. Karena itu pilihlah ceruk pasar yang sekiranya Anda minati, atau sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki. Dengan begitu Anda tidak akan mengalami kesulitan ketika membuat konten, mengingat keberadaan konten menjadi kunci utama kesuksesan sebuah bisnis online.
Setelah membahas bersama-sama apa itu niche market dan bagaimana tips memilih niche market yang tepat, semoga para pembaca dapat memperoleh manfaat dari informasi yang kami sampaikan. Dan menjadi tambahan informasi bagi para pemula yang mencoba terjun di bisnis online. Selamat berkarya dan salam sukses!!!


Impulse Buying



Impulse buying adalah perilaku konsumen yang melakukan pembelian secara spontan, tanpa perncanaan terlebih dahulu.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang membeli sesuatu diluar rencana, yaitu :
1. Hasrat untuk mencoba barang atau merk baru.
2. Pengaruh dari iklan yang ditonton sebelumnya.
3. Display dan kemasan produk yang menarik.
4. Bujukan Salesman atau Sales Promotion Girl.

Dalam hubungannya dengan perilaku konsumen, produk dapat dibagi menjadi dua kategori :

1. Produk dengan kategori high involvement : produk yang membutuhkan pertimbangan dan perhatian khusus sebelum membeli, misalnya : mobil, rumah, laptop, handphone, sepeda motor, dll. Dalam membeli produk jenis high involvement ini, biasanya konsumen telah merencanakan dan mempertimbangkannya terlebih dahulu, misalnya : merencanakan budgetnya, memperhatikan spesifikasi produknya, kalau membeli rumah, harus pertimbangkan lokasinya, dll.Kesalahan dalam membeli produk ini, akan beresiko cukup besar, baik resiko keuangan maupun non keuangan.

2. Produk dengan kategori low involvement : produk yang tidak membutuhkan perhatian khusus sebelum membeli, misalnya : permen, coklat, dll. Pada saat konsumen membeli produk kategori low involvement ini, biasanya mereka tidak merencanakannya dan mempertimbangkannya secara khusus, misalnya : nabung dulu beberapa waktu sebelum membeli permen, atau memeriksa kandungan bahan di dalam permen, dsb.Dan, berbeda dengan pembelian produk high involvement, pembelian produk jenis low involvement ini tidak memiliki resiko sama sekali.

Produk low involvement diataslah yang mendorong orang melakukan impulse buying.
Strategi produsen dalam menjaring impulse buying diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Komunikasi atau promosi harus mind catching, misalnya : menggunakan publik figur sebagai bintang iklan.
2. Distribusi : produk harus semudah mungkin diakses oleh konsumen, misalnya : meletakkan produk (permen,coklat,batu battery, dan produk low involvement lainnya) di kasir swalayan atau toko.
3. Display produk yang menarik. Sebagian besar konsumen yangmelakukan impulse buying adalah wanita dan anak-anak. Dan mereka biasanya tertarik dengan kemasan produk yang menarik. Mengapa fokus pada anak anak ? Walaupun mereka bukan yang pegang uang, dan tidak memiliki purchasing power yang independen, namun anaka-anak merupakan influencer yang tinggi dalam memilih barang. Bayangkan bila si kecil tiba-tiba mogok didepan barang yang diinginkannya, tentu orang tua tidak punya pilihan lain selain mengabulkan permintaannya.
4. Produk yang inovatif : konsumen cenderung mencoba produk produk baru. Dan, bisanya produk yang hanya rata rata, memiliki potensi yang rendah dalam menarik impulse buying. Usahakan produk Anda seinovatif mungkin, baik dari kualitas maupun kemasannya.

Perilaku Konsumen



Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. 
Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen. Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
Pendekatan ke dua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survei untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
Pendekatan ke tiga disebut sebagai sains pemasaran yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hierarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.
Terdapat lima faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
  1. Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
  2. Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
  3. Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
  4. Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.
 
http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen 

Friday, June 1, 2012

Resep Fig and Cheese Phyllo Triangels

figandcheesephyllotriangles1.jpg
1/3 cup dried figs, finely chopped
3 tbsp frozen fruit juice concentrate
1/3 tsp cinnamon
2 oz low fat cream cheese
1/4 cup sugar
2 tbsp egg substitute
6 sheets phyllo pastry
cooking spray
1/4 cup graham cracker crumbs
powdered sugar

1. Combine chopped up figs with frozen juice and cinnamon. Bring to a boil and simmer for about 10 minutes.
2. In a medium bowl beat together the cream cheese, egg substitute and 2 tbsp of sugar until light and fluffy. Stir in the figs.
3. On a large surface layout one sheet of phyllo pastry. Spray it with cooking spray and sprinkle with 1 tsp of sugar and 2 tsp of graham crumbs. Repeat with two more sheets of pastry. Cut the large rectangle horizontally into six strips. Place a mounded tablespoon of filling at the bottom of each strip and fold them up into triangles.
4. Repeat with the remaining three sheets of phyllo pastry.
5. Spray outside of triangles lightly with cooking spray and bake at 375°F for 15-20 minutes until golden brown.
6. Sprinkle with icing sugar.


http://lovealiz.wordpress.com/fig-and-cheese-phyllo-triangels/ 

Resep Peach Squares

Peach Squares
serves 9

Graham Wafers
1 package Dream Whip
1/2 cup shredded coconut
1/2 cup butter, softened
1 egg
1 can peaches (14oz), drained and coarsely mashed
1/2 cup sugar

1. Cream butter and sugar. Add egg, coconut and mashed peaches.
2. Line bottom of greased 9″x9″ pan with graham wafers. Cover with peach mixture. Cover with more graham wafers (in my excitement, I completely forgot to add the top layer of graham wafers – oops).
3. Prepare Dream Whip according to package instructions and spread over top.
4. Sprinkle with graham crumbs or coconut. Chill 3-4 hours and cut into squares.



http://lovealiz.wordpress.com/96/

Resep Fresh Fruit Skewers

fruitskewers21.jpg
8 inch bamboo skewers
Fresh fruit (whatever is in season)
1 lemon

1. Cut fruit into bite size chunks and thread onto skewers.
2. Drizzle fruit skewers with fresh lemon juice to prevent fruit from turning brown.


http://lovealiz.wordpress.com/fresh-fruit/ 

Tips-Tips membuat cake 1

Memanggang cake yang tipis membutuhkan suhu oven yang lebih tinggi (± 200°C), sedangkan untuk memanggang cake yang tebal suhu oven harus lebih rendah (± 180°C). Bungkus cake dengan aluminium foil dan masukkan ke dalam freezer, maka cake akan tahan lebih dari 5 minggu.
Oven sudah harus dalam keadaan panas sebelum cake dibakar. Air kukusan juga sudah harus dalam kondisi mendidih sebelum mengukus kue.
Coklat bubuk dalam adonan harus diayak bersamaan dengan tepung terigu yang digunakan membuat cake, supaya coklatnya dapat tersebar lebih merata dan tidak berbutir-butir dalam adonan.
Pewarna cair yang digunakan harus dimasukkan pada saat adukan pertama. Jika dimasukkan pada saat adonan sudah jadi, maka volume cake tidak akan maksimal.
Margarine cair harus dalam keadaan dingin sebelum ditambahkan ke dalam adonan cake. Jika panas, maka tekstur cake yang dihasilkan akan menjadi kasar.
Jika cake ingin diberi butter cream, usahakan cake sudah dalam keadaan dingin selama 2 jam. Jika tidak, maka butter cream akan meleleh dan cake menjadi tidak tahan lama.
Adonan yang paling cocok untuk membuat cake yang diberikan buah adalah adonan pound cake.
Jangan memasukkan beberapa jenis buah-buahan yang berlendir di dalam adonan cake


http://lovealiz.wordpress.com/tips-tips-membuat-cake/