http://buka-rahasia.blogspot.com/

Showing posts with label Mata Kuliah Komp. Lembaga Keu. Perbankan Dosen Dr. Prihantoro. Show all posts
Showing posts with label Mata Kuliah Komp. Lembaga Keu. Perbankan Dosen Dr. Prihantoro. Show all posts

Sunday, April 21, 2013

KLKP Produk Bank

Produk Bank
1. Deposito.
    Deposito terbagi menjadi 3 ada Tabungan, Giro, dan Depposito.

2. Kredit
    Kredit terbagi menjadi tiga :
  • Saldo harian, dimana tabungan dihitung setiap hari dan total nilai bunga yang bersangkutan ditambah rekening pada awal bulan berikutnya. 
  • Saldo rata-rata, bunga dihitung berdasarkan saldo rata-rata selama 1bulan. 
  • Saldo terendah atau akhir, bunga dihitung berdasarkan saldo paling rendah selama periode waktu perhitungan.


RUMUS :
  1. Bunga deposito = % x HB x nominal / 365 
  2. Bunga Kredit = % x HB x nominal / 365 
  3. Saldo rata-rata = 10% x 31-5+1 x rata-rata saldo / 365 Proses akhir 
  4. rekapitulasi saldo Proses akhir Bulan  hitung bunga dan penentuan saldo awal berikutnya.

Monday, April 8, 2013

Contoh Jurnal Komputer lembaga Keuangan Perbankan

Atun  (tabungan ; 10% ; metode harian) sebagai berikut :
TANGGAL
KETERANGAN
TRANSAKSI
04 Maret
Setor tunai
Rp 10.000.000
08 Maret
Pinbuk debet
Rp   5.000.000
18 Maret
Pinbuk kredit deposito Totok
Rp   4.000.000
25 Maret
Pinbuk kredit tabungan Joko
Rp   8.000.000
29 Maret
Pinbuk debet giro Tutik
Rp   2.000.000
30 Maret
Pinbuk kredit cek Ani (Bank Karman)
Rp   5.000.000

Transaksi Kliring
BANK SITI
                    BANK KARMAN
Cek Tn. A                   Rp  5.000.000
Cek Tn. B                   Rp   4.000.000
B/G PT.C                   Rp   6.000.000
B/G PT.D                   Rp   5.000.000
Cek Ani                     Rp  5.000.000
Cek Joko                   Rp   6.000.000
Cek Toni                   Rp    8.000.000
B/G PT.X                   Rp  12.000.000
B/G PT.Y                   Rp   10.000.000
Nota Kredit              Rp 10.000.000
TOLAKAN KLIRING
Cek Tn. B                
B/G PT. D
Cek Joko
B/G PT.Y




Neraca Bank Siti tanggal 1 Maret
Asset
Liabilities
Kas
R/K pada BI
Loan
Securities
Other Asset
Rp   50.000.000
Rp   70.000.000
Rp 400.000.000
Rp   30.000.000
Rp    50.000.000
Tabungan
Giro
Deposito
Securities

Capital
Rp 150.000.000
Rp 120.000.000
Rp  230.000.000
Rp    50.000.000

Rp 100.000.000
Total Asset
Rp 650.000.000
Total Liabilities
Rp 650.000.000
Kasus
1.      Portofolio siti tanggal 1 April
2.      Bunga deposito dan bunga kredit
3.      Profit
4.      Hasil Kliring
Kebijakan
Tabungan (10%)    ;     Deposito (12%)     ;      Giro (8%)        
Kas       10%                 Loan    18% flat
RR        8%                   KUK      10% flat
ER        4%
Loan    100%
KUK      20%

JAWABAN:
REKAPITULASI TABUNGAN ATUN
Tanggal

Jurnal
Debet
Kredit
4/3
Rp. 10.000.000,-
Kas
Rp. 10.000.000,-


        Tabungan Atun 

Rp. 10.000.000,-
8/3
Rp. 5.000.000,-
Tabungan Atun
Rp. 5.000.000,-

        Giro

Rp. 5.000.000,-
18/3
Rp. 9.000.000,-
Deposito Totok
Rp. 4000.000,-

        Tabungan  Atun

Rp. 4.000.000,-
25/3
Rp. 17.000.000,-
Tabungan Joko
Rp. 8000.000,-

        Tabungan Atun

Rp. 8.000.000,-
29/3
Rp. 15.000.000,-
Tabungan Atun
Rp. 2.000.000,-

        Giro Tutik

Rp.2.000.000,-
30/3
Rp. 20.000.000,-
R/K pada BI
      Tabungan Atun
Rp. 5.000.000,-
  
Rp. 5.000.000,-
BUNGA
   8/3         10% x 8- 4 x Rp.10.000.000               = Rp. 10.958,90
                                 365
18/3         10% x 18- 8 x  Rp.5.000.000              = Rp. 13.698,63
                                 365
 25/3         10% x 25- 18 x Rp.9.000.000             = Rp. 17.260,27
                                 365
29/3         10% x 29-25 x Rp.17.000.000            = Rp. 18.630,13
                                365
30/3         10% x 30-29 x Rp.15.000.000            = Rp. 4.109,59
                               365
31/3         10% x 31-30+1 x Rp.20.000.000      = Rp. 10.958,90
                               365

Saldo Tabungan =  Rp. 20.000.000,- + Rp. 75.616,42 =  Rp. 20.075.616,24

Tabungan =  10% x 31-1+1 x Rp.142.000.000      = Rp. 1.206.027,4
                                            365
Total Tabungan = Rp. 1.206.027,4 +Rp. 20.075.616,24 + Rp. 142.000.000
Total Tabungan                                                                    = Rp. 163.281.643,6

Bungan Deposito = 12% x 31-1+1 x Rp.226.000.000      = Rp. 2.303.342,46
                                                       365
Total Deposito = Rp. 226.000.000 +Rp. 2.303.342,46        = Rp. 228.303.342,5

Bunga Giro = 8% x 31-1+1 x Rp.127.000.000      = Rp. 862.904
                                                       365
Total Giro = Rp.127.000.000 + Rp. 862.904                                    = Rp. 127.862.904


Recuirment Research (RR) = 8% x     Rp. 519.447.890 = Rp. 41.555. 831,2
Excess Research (ER)        = 4 % x Rp.  519.447.890   = Rp. 20.777.915,6


                                            NERACA  BANK  SITI
ASSET
PASIVA
Kas (10%)                         Rp. 51.944.789,-
R/K pada BI                     Rp. 62.333.746,8,-

Kredit :
Komersial      Rp.   415.558.312,-
KUK              Rp.    103.889.578,- +
Total Kredit                   Rp.    519.447.890,-
Tabungan                         Rp. 163.281.643,6,-
Giro                                  Rp. 228.303.342,5,-
Deposito                          Rp.  127.862.904,-+
Deposit                            Rp. 519.447.890,-

Capital                             Rp. 51.944.789,- +
                                        Rp. 571.392.679,-
Securities                        Rp. 62 .333.746,8





Total  :                            Rp  633.726.425,8,-
Total :                           Rp. 633. 726.425,8,-





Menghitung bunga kredit
Bunga Untuk  Kredit Komersial 
18% x 31-1+1 x Rp.415.558.312   = Rp. 64.441.153,8
                          360
Bunga Untuk Kredit KUK
10% x 31-1+1 x Rp.103.889.578   =     Rp. 894.604,7  +
                          360
Jumlah bunga kredit                           Rp. 7.335.758,5

Bunga Deposit :
Bunga Tabungan :                          Rp. 1.206.027,4  
Bunga Deposito :                           Rp. 2.303.342,46
Bunga Giro :                                  Rp.     862.904     +
Total Bunga Deposit                   Rp. 4.372.273,86
Profit = I2 –I1
Profit = Rp. 7.335.758,5- Rp. 4.372.273,86 = Rp. 2.963.484,64


Monday, March 25, 2013

Review Materi II

KLKP ( Komputerisasi Lembaga Keuangan dan Perbankan )

Bank mempunyai kemampuan meningkatkan kredit kepada masyarakat yang asalanya dari deposito. bank wajib menjaga likuiditas dengan memberikan pinjaman jangka pendek dan asuransi wajib menjaga sofabilitas dengan pembayaran jangka panjang. Setiap bank umum wajibnya menyimpang cadangan uang di BI yaitu minimal 8%  dari deposito, aturan ini dikenal dengan Legal Reserve Requirement. Apabila bank umum tidak mempunyai simpanan sebesar 8% di BI makan bank tersebut tidak liquid dan tidak boleh beroperasi. Mengapa harus 8% yaitu untuk melakukan transaksi Kliring (tukar-menukar-surat)

Fungsi BI :
  • Melayani lalu lintas moneter
  • Menghimpun dana
  • Untuk setiap transaksi berlainan bank selalu menggunakan perantara yaitu BI
  • Untuk perantara menggunakan surat noota debit atau nota kredit
  • Transaksi bank yang sama transfer

Giro bisa diambil dengan 2 cara
  1. Lewat Cek
  2. Bilyet giro

Cek atas nama unjuk
Bilyet giro harus pemindah bukuan -> atas nama
  • Pengambilan tabungan bisa dilakukan melalui tunai ( teller) dan ATM
  • Semua rekening aktiva -> bertambah di debit, berkurang di kredit
  • Semua rekening pasiva -> bertambah di kredit, berkurang di debit

Semua dana yang di salurkan untuk masyarakat dalam bentuk kredit berasal dari deposito.

Loan to Deposit Rasio ( LDR) artinya adalah setiap kredit yang disalurkan wajib melibatkan modal. Besarnya LDR max adalah 110%.
rumus LDR =             Loan                     x 100%
                      Deposito + Capital
                   = Max 110%


Monday, March 11, 2013

Review Materi


Fungsi uang di masyarakat adalah sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung dan pengukur kekayaan dan kemakmuran seseorang. seseorang dapat di katakan makmur atau kaya apabila dia memiliki uang yang banyak.

Apabila dalam suatu contoh ada orang yang sedikit memiliki uang ( B ) dan ada juga orang yang memiliki banyak uang ( A ). B akan meminjam uang kepada A, tetapi dalam hal ini si A tidak akan dengan mudahnya memberikan pinjaman tanpa memberikan syarat . syarat ini disebut juga dengan double coincidence, di bagi 2 yaitu trust dan fund . selain dua hal ini yang penting juga adalah kita harus mengenal orang yang akan meminjam uang kepada kita, bisanya apabila kita tidak mengenal dan mengetahui latar belakang si peminjam, pinjaman tersebut tidak akan di berikan. Dan uang apabila ada yang akan meminjam uang tetapi dana / uang tersebut tidak ada maka hal tersebut tidak dapat terlaksana. Jadi 2 hal tersebut menjadi sangatlah penting.

Uang dapat di katakan sebagai pengukur kekayaan dan kemakmuran, hal tersebut tidak hanya dapat di hitung dengan uang yang di punya tetapi dapat di lihat juga dengan saham dan obligasi yang di miliki oleh seseorang. keuntungan dari saham adalah deviden ( keuntungan dari perusahaan )  dan capital gain ( keuntungan dari selisih tingkat harga ). Nilai saham dan obligasi selalu lebih kecil daripada nilai kredit sedangkan nilai deposit, tabungan dan giro nilainya selalu lebih kecil daripada nilai saham dan obligasi.